Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya nilai tambah yang dihasilkan dari proses pengolahan biji kopi menjadi kopi bubuk pada agroindustri Tjap Tugu Liwa. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus pada agroindustri kopi bubuk Tjap Tugu Liwa. Pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara langsung menggunakan kuisioner (daftar pertanyaan). Data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistika, literatur, publikasi, laporan-laporan dan sumber data lainnya yang dapat mendukung penelitian ini. Responden pada penelitian yaitu ketua agroindustri, pemilihan responden dilakukan secara sengaja (purposive sampling) dengan pertimbangan bahwa ketua agroindustri lebih mengetahui mengenai keadaan agroindustri kopi bubuk Tjap Tugu Liwa. Analisis nilai tambah menggunakan perhitungan metode Hayami (1987). Hasil penelitian menunjukkan besaran nilai tambah yang diperoleh agroindustri Tjap Tugu Liwa bernilai positif yaitu sebesar Rp12.689,54 per kg bahan baku biji kopi, dengan rasio nilai tambah sebesar 30,17 persen. Agroindustri Tjap Tugu Liwa layak untuk dikembangkan.
Copyrights © 2023