JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis)
Vol 7, No 1 (2023)

Analisis Penggunaan Faktor Produksi Tanaman Nilam

Suharjo Suharjo (Lakidende University)
Leni Saleh (Unknown)
Iksan Iksan (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Jan 2023

Abstract

Nilam adalah komoditi unggulan pada Kabupaten Konawe. Upaya buat menaikkan produksi adalah upaya utama dalam menciptakan pertanian dengan cara memanfaatkan faktor-faktor produksi buat mencapai hasil yg maksimal . Buat mengetahui faktor-faktor yang mensugesti produksi, yaitu volume pupuk phonska, benih, tenaga kerja, pengalaman bertani, tanggungan famili, umur, luas tanah dan  dummy daerah. Untuk menaikkan kesejahteraan petani nilam dilakukan dengan menaikkan produksi tanaman nilam sehingga bisa menambah pendapatan usahatani. Upaya peningkatan produksi dan  pendapatan petani ini tak terlepas dari cara budidaya nilam khususnya tanah pertanian nilam. Penelitian ini bertujuan menganalisis Produksi Usahatani Nilam di Desa Waworaha Kecamatan Latoma Kabupaten Konawe dan menganalisis pengaruh faktor produksi  terhadap produksi usahatani nilam di Desa Waworaha Kecamatan Latoma Kabupaten Konawe.  Penelitian dilaksanakan di Desa Waworaha Kecamatan Latoma  Kabupaten Konawe pada bulan  Juli  s/d Oktober  2021. Pemilihan lokasi penelitian ditentukan secara langsung dengan pertimbangan bahwa pada wilayah tersebut, petani mengusahakan tanaman nilam. Fokus penelitian dalam pelaksanaan penelitian ini adalah : Produksi usahatani Nilam dan Pengaruh faktor produksi (luas Lahan, Bibit, Pupuk, Tenaga Kerja, dan Pestisida) terhadap produksi usahatani nilam dengan menggunakan analisis Fungsi Produksi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa  Produksi Usahatani Nilam 32,29 Kg  setiap usahatani dengan luas lahan rata-rata 42,98 are.  Faktor produksi luas lahan, bibit, pupuk, pestisida dan tenaga kerja berpengaruh secara signifikan terhadap produksi nilam.  Faktor produksi luas lahan berada dalam kondisi dimana skala penggandaan input mengakibatkan perubahan skala penggandaan output yang lebih besar (increasing return to scale), sedangkan  faktor produksi bibit, pupuk, pestisida, dan tenaga kerja berada dalam keadaan kondisi dimana skala penggandaan input mengakibatkan perubahan skala penggandaan output yang lebih kecil (decreasing return to scale).

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

jepa

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Environmental Science Social Sciences

Description

Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian secara reguler setiap tiga bulan sekali untuk tujuan mendeseminasikan hasil penelitian dan pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa, dosen, peneliti dan pengabdi. Topik keilmuan yang ...