Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Vol 5, No 1 (2023): JANUARI

Perbedaan Kemampuan Berbahasa Anak Umur 37 Bulan dan Anak Umur 38 Bulan berdasarkan Lingkungan Sosialnya

Fathi Ridwan Hidayatullah (Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)
Odien Rosidin (Pascasarjana Universitas Sultan Ageng Turtayasa)



Article Info

Publish Date
31 Jan 2023

Abstract

Lingkungan sosial pada kenyataannya memiliki peran yang penting dalam pemerolehan bahasa anak. Kemampuan anak dalam berbahasa baik atau tidaknya dapat diukur juga melalui kondisi lingkungan sosialnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berbahasa anak umur 37 bulan dan anak umur 38 bulan berdasarkan kondisi lingkungan sosialnya. Subjek penelitian pertama bernama Riaka Sagara (37 bulan) dan subjek penelitian kedua bernama Gavin Krisnayuda (38 bulan). Keduanya dimasukan ke dalam kategori anak umur 3 tahun. Penelitian ini meninjau aspek fonologi, morfosintaksis, semantik, dan pragmatik kedua anak tersebut berdasarkan kondisi lingkungan sosialnya. Hasil penelitian ini menunjukan proses perkembangan bahasa anak dapat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan sosialnya. Kondisi sosial yang kurang baik dapat memberikan pengaruh buruk bagi perkembangan dan pemerolehan bahasa anak. Anak yang memiliki kondisi lingkungan kurang bagus seperti lingkungan bermain yang tidak ada dan jarang berinteraksi dengan orang lain cenderung lebih tidak percaya diri dan memiliki kosakata yang minim sehingga menghambat proses pemerolehan bahasa.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

disastra

Publisher

Subject

Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia mempublikasikan kajian teori ataupun penelitian tentang sastra Indonesia, linguistik, pengajaran dan pembelajaran dalam bidang Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, literasi, serta pengajaran BIPA. ...