Peristiwa campur kode yang terjadi pada mahasiswa STKIP Singkawang terjadi karena latar belakang yang berbeda. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan wujud campur kode dalam peristiwa tutur informal mahasiswa STKIP Singkawang dan mendeskripsikan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya campur kode. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini, yakni penggalan tuturan pada peristiwa tutur informal mahasiswa STKIP Singkawang. Sumber data dalam penelitian ini adalah mahasiswa STKIP pada ranah informal. Adapun metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode padan translasional. Hasil penelitian mengenai peristiwa campur kode, yakni campur kode berwujud kata, frasa, klausa, perulangan kata, dan baster. Faktor penyebab terjadinya campur kode tersebut adalah identifikasi peranan dan identifikasi ragam.
Copyrights © 2023