Demam Berdarah dengue masih menjadi permasalahan kesehatan di Indonesia. Penyebaran penyakit ini sangat dipengaruhi mobilitas, kepadatan dan kondisi lingkungan. Tingginya jumlah kasus DBD memerlukan perhatian karena penyakit ini menyebar sangat cepat dan dapat menyebabkan kematian dan kejadian luar biasa. Strategi pengendalian penyakit DBD dicanangkan oleh Dinas Kesehatan Kota Depok melalui kampung bersih dan bebas jentik (Berbatik) merupakan inovasi dalam pencegahan dan pemberantasan DBD dengan melibatkan secara aktif seluruh elemen masyarakat yaitu di luar pemerintah daerah, termasuk masyarakat, peneliti, swasta dan media melalui pendekatan pentahelix dalam semangat pemberdayaan masyarakat. Hasil kajian perhitungan pemantauan jentik nilai ABJ di Kelurahan Pancoran Mas 92.42 % (>=95%) lebih rendah dibandingkan ABJ di Kelurahan Beji adalah 95.26% (>=95%) yang menandakan bahwa nilai ABJ kelurahan Pancoran Mas masih dibawah standar nasional sementara Kelurahan Beji nilai ABJ sudah diatas standar nasional. Pengetahuan dan ketrampilan masyarakat tentang penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) harus terus ditingkatkan. Perlunya pengingat digital yang dapat diakses masyarakat melalui perangkat warga dapat menjadi alternatif media cetak seperti spanduk, poster, brosur atau kalender Kata kunci: Demam berdarah dengue, Pemberdayaan masyarakat, Kampung Berbatik
Copyrights © 2023