Eksistensi sektor informal di perkotaan sebagian besar mengalami keterancaman dari penggusuran yang dilakukan pemerintah daerah. Di sisi lain, realitas keberadaan sektor informal di perkotaan sulit diredam. Kepariwisataan dapat menjadi sarana untuk mengakomodir dan menyelamatkan keberadaan sektor informal di satu sisi, dan di sisi lain menguntungkan sektor pariwisata setempat. Studi pada PKL di Surabaya menyimpulkan: 1) Keberadaan sektor informal yang dikemas secara resmi oleh pemerintah sebagai destinasi wisata kuliner menunjukkan fakta lain di mana PKL meskipun dikategorikan sebagai sektor informal tetapi dapat memberikan kontribusi kepada kota dan mendapatkan keuntungan langsung dari dinamika kepariwisataan; 2) Pola pengembangan kepariwisataan dengan pendekatan community-based tourism menjadi solusi sekaligus kontribusi sektor pariwisata dalam pemenuhan hak ekonomi PKL.
Copyrights © 2010