Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa)
Vol. 4 No. 2 (2022): OKTOBER

REVITALISASI TEMPAT PELELANGAN IKAN UNTUK PENINGKATAN SEKTOR KOMERSIL DAN PARIWISATA WILAYAH DADAP

Owen Winata (Program Studi S1 Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara)
Aswin Hinanto Tjandra (Program Studi S1 Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara)



Article Info

Publish Date
23 Jan 2023

Abstract

Geographically speaking, Indonesia is a maritime country with a body of water larger than its land area. but unfortunately the potential of Indonesia's coastal marine products has not been fully utilized. This is not an exception in the Dadap Fisherman's Village, which is one of the sub-districts of Kosambi District, Tangerang Regency. The position which is located at the edge of the North Coast of Java Island and adjacent to the DKI Jakarta province is very strategic for trade routes. But it is unfortunate that its abundant potential has not been utilized properly. One aspect of the cause is the lack of attention to coastal settlement areas which are the starting point for activities in this marine and fisheries zone. Not only that, the unavailability of facilities to accommodate the economic activities of the residents of this village causes a dead impression on the Fisherman's Village because there are no visitors who come and cause the wheels of the community's economy to not move. This project aims to create a marine product trading center that is integrated with a touch-pool area and communal and educational area as a fishery trading support facility that can attract tourists from all walks of life, even those who just want to relieve fatigue and improve the quality of life of Dadap’s community in its social and economic context and respond to the problems that arise. The method used in this project is a qualitative descriptive method. Keywords: Fishing Village; Poverty; Retail; Tourism Abstrak Secara geografis, negara Indonesia merupakan sebuah negara maritim dengan badan air yang lebih luas dari zona daratnya, tetapi potensi dari kekayaan hasil laut pesisir Indonesia belum dimanfaatkan dengan maksimal. Perihal ini bukan sebuah pengecualian di kampung Nelayan Dadap yang merupakan bagian dari Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang. Posisi yang terletak pada tepi pantai utara pulau Jawa dan bersebelahan dengan provinsi DKI Jakarta ini sangat strategis untuk jalur perdagangan. Tetapi sangat disayangkan potensi melimpah tersebut belum dimanfaatkan dengan baik. Salah satu aspek penyebabnya adalah minimnya perhatian terhadap kawasan permukiman pesisir yang merupakan titik awal dari aktifitas dalam zona kelautan serta perikanan ini. Tidak hanya itu, tidak tersedianya sarana untuk mewadahi aktivitas perekonomian para penduduk kampung ini menyebabkan kesan mati pada Kampung Nelayan dikarenakan tidak terdapatnya pengunjung yang datang dan menyebabkan roda perekonomian masyarakatnya tidak bergerak. Proyek ini bertujuan untuk membuat sebuah pusat jual beli hasil laut yang terintegrasi dengan area touch-pool dan communal and educational area sebagai fasilitas pendukung jual beli perikanan yang dapat menarik wisatawan dari segala kalangan, bahkan yang sekadar ingin menghilangkan penat serta dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kampung Dadap secara sosial dan ekonominya serta menanggapi problematika yang timbul tersebut. Metode yang digunakan di proyek ini adalah metode deskriptif kualitatif.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

jstupa

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Engineering Social Sciences

Description

Jurnal STUPA merupakan Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur dan Perencanaan, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara sebagai wadah publikasi artikel ilmiah dengan tema: Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur ...