Salah satu upaya mengurangi dampak eksploitasi alam adalah menggunakan kembali limbah beton untuk penggunaan beton baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh limbah beton sebagai subtitusi agregat kasar terhadap kuat tekan beton curing air laut dan curing air tawar. Mix design beton menggunakan metode Devalopment Of Envirotmen (DOE). Ada 5 Variasi jumlah limbah beton yang digunakan sebagai subtitusi agregat kasar yakni sebesar 0%, 25%, 50%, 75% dan 100%. Setiap variasi limbah beton terdiri dari 3 buah benda uji. Disamping variasi persentase limbah beton juga variasi curing air laut dan air tawar. Kuat tekan beton curing air tawar yang menggunakan subtitusi limbah beton 0%, 25%, 50%, 75% dan 100% berturut-turut sebesar, 31,85 MPa, 30,57 MPa, 29,30 MPa, 27,60 MPa, 22,08 MPa. Sedangkan kuat tekan beton curing air laut pada variasi limbah beton berturut-turut sebesar, 33,12 MPa, 28,87 MPa, 26,33MPa, 22,93 MPa, 20,38 MPa. Semakin bertambahnya limbah beton maka nilai kuat tekan baik pada pada beton air laut maupun pada pengolahan air tawar menurun
Copyrights © 2020