. Penelitian ini didasari oleh rendahnya prestasi belajar siswa kelas 4 IPA. Rendahnya capaian pembelajaran IPA di Indonesia ditunjukkan dengan hasil TIMMS. Problem Based Learning (PBL) Inquiry Based Learning (IBL) tampaknya menjadi solusi untuk meningkatkan prestasi belajar sains siswa. Dari hasil kajian/tinjauan literatur, penerapan PBL dan IBL membutuhkan persiapan yang matang. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan PBL dan IBL dalam pembelajaran materi Gaya dan Gerak pada kelas IPA kelas IV SD Negeri Cibeureum 2 Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain non-equivalent control group design (pre-test dan post-test tidak setara). Besar sampel penelitian adalah 31 siswa yang belajar menggunakan PBL dan 30 siswa yang belajar menggunakan IBL. Data dari hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar siswa lebih bergantung pada penggunaan IBL daripada PBL, dan terdapat perbedaan efektivitas penggunaan PBL dan IBL terhadap prestasi belajar siswa kelas IV IPA.
Copyrights © 2022