Masa pensiun pada orang-orang lanjut usia biasanya menimbulkan dampak negatif dalam hal psikis. Individu yang menganggap bahwa masa pensiun menjadi penyebab kehilangan sumber penghasilan, lebih cenderung berisiko untuk mengalami post-power syndrome karena tidak mampu menerima kondisi tersebut. Dalam penelitian juga ditemukan bahwa Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah habis masa tugasnya dapat mengalami mental shock. Mental shock terjadi karena kecemasan yang muncul mengenai masa depannya. Kondisi tersebut menimbulkan stress, cemas dan depresi terutama pada pensiunan PNS yang tidak memiliki resiliensi tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk membuat rancangan modul pelatihan guna meningkatkan resiliensi pada pensiunan PNS di Pemerintahan Provinsi Sulawesi Selatan. Hasil uji coba dengan menggunakan metode one-group pre-test post-test menunjukkan bahwa rancangan pelatihan tersebut cukup efektif untuk meningkatkan resiliensi pada partisipan Kata Kunci: Post-Power Syndrome, Resiliensi
Copyrights © 2018