Pariwisata merupakan sektor strategis yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.Pariwisata diharapkan mampu mengikutsertakan berbagai sektor pendukung lain.Kemampuan pariwisata tidak terbatas dalam menggerakkan laju produksi dankonsumsi melainkan juga mendukung iklim investasi. Namun demikian, pengukurankontribusi pariwisata sebagai sektor tersier terhadap pertumbuhan ekonomi KotaSemarang masih memiliki kendala. Hal ini terjadi karena kinerja pariwisatamencakup indikator pengukuran di sektor formal dan informal, sehingga kinerjapariwisata terhadap laju pertumbuhan ekonomi (LPE) di Kota Semarang tidakdiperoleh secara langsung. Artikel ini bertujuan untuk memetakan indikator kinerjasektor pariwisata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Semarang.Metode yang digunakan mencakup pemetaan program terkait empat sasaran bidangekonomi yang termuat di dalam Rancangan Teknokratis RPJMD Kota SemarangTahun 2021-2025 dengan mempertimbangkan berbagai variabel penentu dariliteratur dan peraturan perundangan terkait bidang ekonomi. Hasil dari pemetaanmenunjukkan bahwa ekonomi kreatif dapat menjembatani urusan pertanian,perikanan, perindustrian dan perdagangan sehingga mampu mendukung kinerjapariwisata. Kinerja setiap urusan tidak hanya dilihat dari produktivitasnya sajamelainkan juga perannya dalam menjadi input ekonomi kreatif. Oleh karenanyapariwisata diharapkan menjadi lokomotif pendorong pengembangan sektor lainsebagai sektor pendukung dalam mencapai LPE di Kota Semarang.
Copyrights © 2020