Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan motorik halus anak laki-laki dan perempuan usia 5-6 tahun di TK Labbaika Samarinda Seberang. Jenis penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi yaitu observasi non partisipan, wawancara terstruktur dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik halus anak usia 5-6 tahun di TK Labbaika Samarinda Seberang berkembang sesuai usia anak. Kemampuan motorik halus anak laki-laki kelompok An-Nur dalam kegiatan motorik halus mewarnai, menggunting, menempel dan membentuk rata-rata mampu melakukan kegiatan motorik halus, berkembang sesuai harapan dengan nilai BSH, sedangkan kemampuan motorik halus anak perempuan dalam kegiatan motorik halus mewarnai, menggunting, menempel dan membentuk mampu melakukan kegiatan dengan berkembang sangat baik yaitu nilai BSB, berdasAR hasil nilai di atas bahwa kemampuan motorik halus anak perempuan lebih baik dari anak laki-laki, karena anak laki-laki lebih tertarik dan berminat pada kegiatan motorik kasar.
Copyrights © 2022