Stilistika
Vol. 11 No. 1 (2022): Stilitika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PANTUN MELALUI METODE PEMODELAN PADA SISWA KELAS V SD N 6 PENATIH DENPASAR TAHUN PELAJARAN 2021/2022

I Ketut Suar Adnyana (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra)



Article Info

Publish Date
30 Nov 2022

Abstract

Penelitian merupakan penelitian tindakan kelas. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui (1) Apakah metode pemodelan dapat meningkatkan kemampuan membaca pantun pada siswa kelas V SD N 6 Penatih tahun pelajaran 2021/2022? (2) Apakah metode pemodelan dapat meningkatkan keaktifan belajar dalam pembelajaran pantun pada siswa kelas V SD N 6 Penatih tahun pelajaran 2021/2022 Teori yang dipakai dalam penelitian ini adalah teori pantun, teori keaktifan belajar, dan metode pemodelan. Penelitian ini dilakukan di kelas V SD N 6 Penatih. Subjek penelitian berjumlah 34 orang. Prosedur penelitian dilakukan dengan 2 siklus. Instrumen yang dipakai unutk mengukur kemampuan siswa dalam membaca pantun adalah metode penugasan. Instrumen yang digunakan untuk mengukur keaktifan siswa dalam pembelajaran pembagian adalah lembar observasi. Kemampuan siswa dalam membaca pantun pada pra siklus, siswa yang tuntas adalah 15 (44%). Pada siklus I, siswa yang tuntas adalah 25 (73%) dan pada siklus II siswa yang tuntas adalah 33 (97%).Keaktifan siswa dalam pembelajaran juga mengalami peningkatan. Pada pra siklus, siswa yang terlibat aktif dalam pembelajaran adalah 16 orang (47%). Keaktifan siswa mengalami peningkatan pada siklus I adalah 26 orang (76%) dan keaktifan siswa pada siklus II meningkat menjadi 32 (94%). Kajian tersebut menunjukkan bahwa metode pemodelan dapat meningkatkan kemampuan siswa kelas V SD N 6 Penatih dalam membaca pantun. Metode pemodelan dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran pantun.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

stilistika

Publisher

Subject

Arts Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Perkembangan dan dinamika ilmu pengetahuan, termasuk salah satunya ilmu pendidikan bahasa dan seni sangatlah pesat. Perlu sebuah wadah untuk menampung dan menyebarluaskan kemajuan ilmu pendidikan bahasa dan seni secara berkesinambungan agar dapat mengedukasi masyarakat. Civitas akademika FKIP ...