Stilistika
Vol. 11 No. 1 (2022): Stilitika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni

STRUKTUR NARATIF DALAM NOVEL WANITA AMERIKA DIBUNUH DI UBUD KARYA GDE ARYANTHA SOETHAMA DAN RELEVANSINYA DALAM PEMBELAJARAN APRESIASI SASTRA DI SMA/SMK

Ni Kadek Ayu Purnamasari (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia)
I Made Suarta (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia)
Ketut Yarsama (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Nov 2022

Abstract

Penelitian ini membahas struktur naratif dalam novel Wanita Amerika Dibunuh di Ubud karya Gde Aryantha Soethama dan relevansinya dalam pembelajaran apresiasi sastra di SMA/SMK. Penelitian ini menggunakan jenis penelitain kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertama, tema yang diangkat yaitu penyelidikan kekuasaan. Tokoh utama yaitu Susan, tokoh tambahan yakni Bram, Samuh, Decker, Robert, Fanny, Hesti, Rasta, Sukra, Ida Pedanda Gambuh. Alur yang digunakan yaitu alur maju. Latar meliputi latar tempat yaitu, rumah duka, kuburan, halaman pura dalem, bandara I Gusti Ngurah Rai, cottage, kantor, rumah kontrakan Rasta, rumah masakan padang. Latar waktu yaitu, pagi, siang, sore, malam, besok, dini hari. Latar suasana yaitu, bingung, cemas, cengeng, sedih, menegangkan. Gaya bahasa yang digunakan yakni personifikasi dan hiperbola. Sudut pandang yang digunakan yaitu orang pertama (tokoh sampingan). Amanat yang disampaikan yaitu berhati-hatilah bergaul dengan orang yang baru dikenal. Kedua, Novel Wanita Amerika Dibunuh di Ubud karya Gde Aryantha Soethama dapat dijadikan alternatif sebagai bahan ajar apresiasi sastra di SMA/SMK. Hal itu terbukti dari nilai-nilai yang terkandung dalam Novel Wanita Amerika Dibunuh di Ubud juga terdapat dalam Novel Mangir pada modul pengayaan Bahasa Indonesia kelas XII.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

stilistika

Publisher

Subject

Arts Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Perkembangan dan dinamika ilmu pengetahuan, termasuk salah satunya ilmu pendidikan bahasa dan seni sangatlah pesat. Perlu sebuah wadah untuk menampung dan menyebarluaskan kemajuan ilmu pendidikan bahasa dan seni secara berkesinambungan agar dapat mengedukasi masyarakat. Civitas akademika FKIP ...