Perusahaan farmasi merupakan suatu perusahaan yang berdampak pada saat pandemi covid -19 yang terjadi selama tiga tahun terakhir. Penelitian ini menggunakan perusahaan farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2020. Analisis common size jika dilihat dari total aset dari PT. Kalbe Farma pada tahun 2019 sebesar 149,41% mengalami penurunan pada tahun 2020 sebesar 115,76%, dan mengalami penurunan pada tahun 2021 sebesar 100%. Total aset PT. Sido Muncul Tbk pada tahun 2019 sebesar 100% tidak mengalami kenaikan atau penurunan pada tahun 2020, dan mengalami peningkatan pada tahun 2021 sebesar 131,75%. Hal ini disebabkan oleh peningkatan nilai pasar, penurunan suku bunga pasar, dan harga saham perusahaan lebih besar dari nilai buku. Total aset PT. Kimia Farma Tbk pada tahun 2019-2021 terlampau stabil dengan nilai 100%. Analisis trend PT. Kimia Farma Tbk hasilnya cenderung stabil tidak mengalami kenaikan atau penurunan kecuali pada laba dengan nilai yang mengalami penurunan yaitu total laba komprehensif tahun berjalan pada tahun 2019 sebesar 516% mengalami penurunan menjadi -108% pada tahun 2020, dan mengalami peningkatan pada tahun 2021 menjadi -100% yang dikarenakan kenaikan pendapatan lain-lain serta penurunan beban selisih kurs mata uang. Analisi rasio keuangan PT. Kimia Farma Tbk mengalami kondisi kurang baik rasio lancar pada tahun 2019 bernilai 0,994 mengalami penurunan menjadi 0,898 pada tahun 2020, dan mengalami kenaikan menjadi 1,054 pada tahun 2021 sedangkan untuk rasio lancar nilai baiknya yaitu 1,5 dan 3 jika kurang dari 1 berarti perusahaan mengalami adanya beberapa masalah likuiditas perusahaan yaitu utang bank jangka Panjang, dan uatang pembiayaan konsumen yang terus menambah setiap tahunnya.
Copyrights © 2023