Industri fesyen merupakan industri kedua penyumbang sampah terbesar di dunia, salah satu yang dapat dilakukan untuk meminimalisir limbah yang dihasilkan yaitu dengan upcycling fashion atau pemanfaatan limbah fesyen menjadi produk bernilai. Fokus penelitian ini adalah limbah pra-konsumen yang dihasilkan CV Akhtar Bag Makers dan limbah yang akan dimanfaatkan adalah limbah kain cordura, sebagai limbah yang paling banyak dihasilkan. Pada penelitian ini penulis menggunakan metode design by doing melalui pendekatan eksplorasi material untuk menemukan potensi yang dapat dihasilkan limbah kain cordura, sehingga dapat menghasilkan produk tas yang memiliki nilai dengan menekan jumlah limbah baru yang dihasilkan dan membantu pengelolaan sampah fesyen di industri.
Copyrights © 2023