Literasi numerasi merupakan suatu kemampuan yang dimiliki oleh siswa yang digunakan untuk memahami suatu konsep, prosedur, serta angka – angka matematika untuk menyelesaikan masalah sehari – hari, sehingga siswa menyadari bahwa matematika berperan penting dalam kehidupan sehari – hari untuk menyelesaikan permasalahan hidup. Literasi numerasi akan membentuk penalaran yang sistematis dan terstruktur. Tetapi kemampuan tersebut belum dikuasi sepenuhnya oleh siswa karena banyak factor, salah satunya adalah keterbatasan media serta penyajian soal yang monoton. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka peneliti merancang instrument soal AKM dengan ethnomatematika berbasis canva untuk mengukur literasi numerasi siswa sekolah dasar se-Kabupaten Malang.Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE. Subyek penelitian adalah 100 siswa sekolah dasar se – Kabupaten Malang. Tahap analisis dimulai dari isi, konteks, dan proses kognitif. Pada tahap desain, peneliti merancang pertanyaan esai berdasarkan konten, konteks, dan AKM berbasis proses kognitif. Validitas berasal dari evaluasi empiris validasi dan uji reliabilitas kelompok kecil. Tahap implementasi menunjukkan bahwa pertanyaan memiliki dampak potensial pada kemampuan literasi numerasi siswa. Bagian terakhir, tahap evaluasi menunjukkan jika siswa perlu meningkatkan keterampilan literasi numerasi siswa untuk menghadapi era revolusi 4.0.
Copyrights © 2022