Beragam komunitas musik di Kota Kendari menunjukkan berkembangnya minat musik dari masyarakat Kota Kendari. Selain itu, adanya berbagai event musik dari tahun ke tahun juga menjadi salah satu bukti berkembangnya musik di Kota Kendari. Namun, belum adanya suatu pusat musik yang mampu mewadahi aktivitas tersebut. Mengacu pada hal tersebut, maka dirasa perlu adanya suatu Pusat Musik yang diharapkan mampu mewadahi berbagai aktivitas musik serta memadukan fungsi pertunjukan, aktivtas komunitas, dan pelatihan musik, sehingga para pelaku seni mampu mengembangkan kreatifitasnya dalam bidang seni musik. Rancangan dilakukan dengan metode pengumpulan data melalui wawancara tidak terstruktur dan studi literatur maupun studi preseden. Kemudian dilanjutkan dengan analisis data yang menghasilkan konsep perancangan, desain, dan maket. Hasil dari penelitian disimpulkan bahwa lokasi perencanaan berada pada Kec. Kadia, dalam kawasan pusat kota. Dengan penerapan pendekatan folding architecture, bangunan ini berfokus pada eksplorasi bentuk yang komunikatif agar dapat mengkomunikasikan fungsi dari bangunan Pusat Musik tersebut, sehingga dapat dimengerti oleh masyarakat baik secara visual maupun intuitif. Konsep folding architecture yang diterapkan pada pusat musik ini adalah aspek fisik, yaitu bentuk, eksterior, dan interior bangunan.Kata Kunci: Pusat Musik, Folding Architecture, Kendari
Copyrights © 2022