Jurnal Literasiologi
Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Literasiologi

Kurikulum Merdeka Perspektif Pemikiran Pendidikan Ki Hajar Dewantara

Syarif Hidayatullah Idris (a:1:{s:5:"en_US"
s:50:"Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta"
})

Muqowim Muqowim (Dosen, Pasca Sarjana Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia)
Muhammad Fauzi (Dosen, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembag, Indonesia)



Article Info

Publish Date
03 Feb 2023

Abstract

Kurikulum merdeka diawal munculnya mengundang pertentangan. Selain karena Nadiem sebagai menteri pendidikan dianggap tidak memiliki kemampuan yang mumpuni. Beberapa kebijakannya yang ditetapkan juga dianggap kurang tegas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penyebab adanya fenomena tersebut dengan menggunakan perspektif Ki Hajar Dewantara sebagai pisau analisisnya. Metode pengumpulan datanya adalah riset pustaka dan melakukan interpretasi terhadap data yang dikumpulkan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kurikulum merdeka hanya fokus pada aspek aktualisasi diri, namun aktualisasi diri yang dimaksud tidak menitikberatkan pada penanaman nilai budaya. Hal ini menurut Ki Hajar Dewantara akan terasing dari budayanya dan justru menjadikan ia tidak lagi disebut manusia yang utuh.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

literasiologi

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences Other

Description

Mempublikasikan hasil diskusi literasi, penelitian literasi tentang ke-Indonesian; pendidikan, sosial dan budaya yang ada di Indonesia, atau pendidikan, sosial budaya Indonesia yang ada di dunia Internasional, suatu hal yang sangat menarik untuk memperkenalkan Indonesia ke seluruh dunia, dengan ...