Penuaan terjadi secara alamiah pada manusia yang ditandai dengan munculnya keriput dan hiperpigmentasi. Penuaan menjadi hal yang mendapat perhatian lebih oleh kaum wanita pada umumnya karena mempengaruhi penampilan. Banyak tanaman herbal maupun senyawa sintetis yang ditujukan sebagai agen anti penuaan. Bahan aktif tersebut diformulasikan menjadi bentuk sediaan kosmetik untuk memudahkan penggunaan pada konsumen dan mencapai efek yang maksimum. Dalam pembuktiannya, dibutuhkan pengujian yang komprehensif. Pengujiaan ini dapat berupa metode pengujian in vivo dan in vitro. Adapun penelitian ini dilakukan dengan metode article review dan didapatkan jurnal dari literature online jurnal lokal dan jurnal internasional yaitu pencarian secara elektronik dengan kata kunci efektivitas anti-aging, in vitro, in vivo, anti-aging dan sediaan kosmetik pada situs web yaitu Google Scholar. Hasil studi article review didapatkan bahwa beberapa metode yang digunakan adalah metode DPPH, kultur fibroblast dermal manusia, uji pada tikus, dan uji klinis pada manusia.Kata Kunci: Efektivitas anti-aging, in vitro, in vivo, anti-aging dan sediaan kosmetik
Copyrights © 2022