Farmaka
Vol 20, No 3 (2022): Farmaka (November)

REVIEW: AKTIVITAS FARMAKOLOGI SENYAWA KALKON DALAM TANAMAN ASHITABA (Angelica keiskei Koidzumi)

LESTARI, IRA NOVIANTY (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Nov 2022

Abstract

Ashitaba (Angelica keiskei Koidzumi) atau yang sering disebut juga sebagai seledri Jepang adalah tanaman yang berasal dari pantai Pasifik Jepang dan akhir – akhir ini menjadi populer sebagai obat herbal di negara – negara Asia. Di Indonesia, tanaman ini bisa ditemukan antara lain di Trawas, Tawangmangu, Manoko, dan Lombok. Berbagai macam golongan metabolit sekunder telah diisolasi dan di karakterisasi dari tanaman Ashitaba seperti kalkon, flavanon dan kumarin yang diketahui memiliki berbagai macam aktivitas farmakologi. Senyawa utama yang banyak terkandung dalam Ashitaba adalah kalkon berupa 4-hidroksiderisin dan xantoangelol. Pada review ini, dibahas aktivitas farmakologi dari senyawa kalkon dalam tanaman Ashitaba beserta mekanismenya. Metode yang digunakan yaitu review article dengan penelusuran literatur melalui Pubmed dan Google Scholar menggunakan sumber data elektronik yang terpublikasi dari tahun 2012 - 2022. Dari hasil review yang diperoleh menunjukkan bahwa Ashitaba memiliki potensi besar untuk pengembangan obat baru misalnya sebagai antidiabetes, antitumor, antibakteri, anti-inflamasi, dan lain – lain.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

farmaka

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemistry Health Professions Immunology & microbiology Materials Science & Nanotechnology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Farmaka is replacement for Pharmaceutical Bulletin, published since 1991, with a frequency of four times a year. Editors accept scholarly works of research results and literature review which was closely related to the science, pharmaceutical technology and ...