Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dinamika psikologis gangguan autism spectrum disorder yang dialami oleh anak. Penelitian ini merupakan studi kasus yang bersifat kualitatif dengan satu partisipan yaitu Ben, anak laki-laki berusia 3 tahun. Metode pemeriksaan dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan beberapa tes psikologi yaitu Denver Developmental Screening Test (DDST), Vineland Social Scale (VSMS), Modified Checklist for Autism in Toddler (M-CHAT) dan M CHAT-R Follow Up. Hasil menunjukkan terdapat faktor internal seperti kondisi fisik, perkembangan yang terlambat dan faktor eksternal seperti perbedaan pola asuh, dan kepribadian dari ibu. Adanya pemicu berupa pemberian gadget juga berkontribusi memperparah gangguan autism spectrum disorder. Intervensi dilakukan untuk mengoptimalkan potensi anak melalui psikoedukasi dan konseling kepada keluarga dan membantu anak dengan pemberian intervensi modifikasi perilaku dan metode flash card. Hasil intervensi menunjukkan bahwa orangtua sudah dapat menerima dan lebih memahami kondisi anak. Ben juga sudah mampu untuk mengikuti instruksi, melakukan kontak mata, dan menirukan perkataan.
Copyrights © 2022