Ibu nifas sering mengeluhkan masalah-masalah fisik dan psikologi seperti pengeluaran air susu yang belum lancar, payudara bengkak, kesulitan BAK dan BAB, nyeri pada perut dan luka perineum, sakit punggung, merasa tidak diperhatikan, sedih, cemas, murung, takut dan masalah lainnya. Keadaan tersebut apabila tidak diatasi atau semakin berat dapat menyebabkan kualitas hidup menjadi terganggu, dan salah satu upaya non farmakologi untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan melakukan postnatal yoga. Tujuan penelitian untuk menganalisis bagaimana peran postnatal yoga untuk meningkatkan kualitas hidup pada ibu nifas. Penelitian menggunakan metode deskriptif analitik dengan pre eksperimental one group pretest dosttest Design. Populasi penelitian adalah semua ibu nifas yang tergabung di Komunitas Birth and Bloom Bandung dengan besaran sampel sebanyak 20 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi, dengan pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data kualitas hidup menggunakan kuesiner quality of life-short form 36 (QOL-SF 36). Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan Uji T Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 70% ibu nifas sebelum diberikan intervensi postnatal yoga, memiliki kualitas hidup yang kurang, dan menjadi 60% memiliki kualitas hidup baik setelah diberikan intervensi. Terdapat peran Postnatal Yoga dalam meningkat kualitas hidup ibu nifas menjadi lebih baik (P-Value 0,000). Disarankan Bidan untuk memberikan pendidikan kesehatan postnatal yoga sebagai salah satu asuhan holistik untuk meningkatkan kualitas hidup ibu nifas.
Copyrights © 2022