Telur adalah produk unggas yang mempunyai nilai gizi tinggi dan mudah dicerna. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan substitusi tepung ampas tahu dan ransum komersil dalam pakan terhadap produksi dan kualitas telur puyuh. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK), terdiri 5 perlakuan dan 4 kelompok. Tiap kelompok merupakan unit percobaan yang masing-masing terdiri dari 5 ekor puyuh betina. Pengelompokan didasarkan pada berat badan puyuh. Perlakuan yang dicobakan adalah penggunaan tepung ampas tahu sebanyak 0, 5, 10, 15, dan 20 % sebagai substitusi ransum puyuh komersil. Parameter yang diamati adalah produksi telur, organoleptik dan kandungan nutrisi telur puyuh. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi ransum komersil dengan tepung ampas tahu berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap produksi telur, organoleptik warna kuning telur puyuh, dan sangat nyata meningkatkan kandungan protein albumen telur puyuh, namun tidak nyata (P>0,05) mempengaruhi organoleptik warna albumen, penampilan telur puyuh,dan kandungan lemak kuning telur puyuh. Kandungan protein albumen dan lemak kuning telur puyuh penelitian ini termasuk normal. Pemberian 20 % tepung ampas tahu (R4) sangat nyata memiliki produksi telur yang lebih rendah dibandingkan dengan pemberian 5 % tepung ampas tahu (R1), namun tidak berbeda nyata (P>0,05) dengan kontrol (R0). Penggunaan tepung ampas tahu terbaik adalah pada taraf 5 % (R1).
Copyrights © 2023