Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui uji organoleptik seperti pH, warna,aroma, tekstur dan nilai nutrient seperti bahan kering, kadar air, protein kasar dan lemak kasar. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Non Faktorial dengan 5 (lima) perlakuan dengan 4 (empat) kali ulangan yakni : K0 = Kulit jagung tanpa pemberian MOL (Kontrol), K1 = Kulit jagung 1 kg + 35 ml MOL Bonggol pisang kepok, K2 = Kulit jagung 1 kg + 35 ml MOL Rebung mayan, K3 = Kulit jagung 1 kg + 35 ml MOL Buah jeruk brastagi, K2 = Kulit jagung 1 kg + 35 ml MOL Rebung mayan, K3 = Kulit jagung 1 kg + 35 ml MOL Buah jeruk brastagi, K4 = Kulit jagung 1 kg + 35 ml MOL Sayur sawi putih. Untuk melihat pengaruh dari masing-masing perlakuan di uji dengan menggunakan anailis sidik ragam, apabila terdapat pengaruh yang nyata maka dilanjutkan dengan uji beda nyata jujur (BNJ). Parameter yang diamati yaitu pH, warna, aroma, tekstur, bahan kerin, kadar air, protein kasar dan lemak kasar. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan pH berpengaruh sangat nyata (P<0.01), sedangkan aroma, warna dan tekstur tidak berpengaruh nyata (P>0.05). Nilai nutrient bahan kering, kadar air, protein kasar dan lemak kasar tidak berpengaruh nyata (P>0.05). Disimpulkan bahwa perlakuan K3 dengan menggunakan mikroorganisme lokal dari limbah jeruk brastagi memberikan pengaruh terbaik.
Copyrights © 2023