Abstrak Penelitian ini berupa penguasaan ketiga bunyi velar [k], [g], dan [ŋ] bahasa Indonesia oleh tiga siswa tunarungu di SLB-B Pawestri Karanganyar. Bunyi-bunyi tersebut dipilih karena siswa tunarungu memperoleh pembelajaran bahasa dari penglihatan terhadap gerakan artikulator. Gerakan artikulator pada bunyi [k], [g], dan [ŋ] berdasarkan letak artikulasi terdapat di dalam rongga mulut sehingga tidak terlihat secara jelas oleh penyandang tunarungu. Ketiga siswa tunarungu diminta menirukan kata-kata yang mengandung bunyi-bunyi velar [k], [g], dan [ŋ] berdasarkan distribusi fonem yaitu pada awal, tengah, dan akhir kata. Penelitian ini berfokus pada realisasi bunyi velar yang mengalami perubahan berupa pergeseran bunyi. Tujuan penelitian ini untuk mendeksripsikan pergeseran bunyi yang direalisasikan oleh penyandang tunarungu pada bunyi-bunyi velar. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian berupa sebagian besar bunyi tidak dapat ditirukan dengan tepat. Penguasaan bunyi oleh penyandang tunarungu mengalami pergeseran bunyi yang dikelompokkan menjadi tiga: pertama, bunyi-bunyi velar tersebut masih termasuk bunyi velar tetapi bergeser ke bunyi velar yang lain; kedua, bunyi velar tersebut bergeser ke bunyi laringal; ketiga, bunyi velar tersebut tidak dapat dibunyikan atau mengalami pelesapan. Kata kunci: Psikolinguistik, tunarungu, penguasaan bunyi, pergeseran bunyi
Copyrights © 2022