Desa Budaya Pampang merupakan permukiman Suku Dayak Kenyah. Desa ini telah ditetapkan menjadi “Desa Budaya” sejak tahun 1991 oleh Pemerintah Kalimantan Timur. Perubahan pada elemen permukiman tidak dapat terhindarkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah perubahan yang terjadi tetap mempertahankan aspek lokalitasnya. Penelitian ini berfokus pada pengaruh perubahan aspek fisik terhadap morfologi permukiman suku Dayak Kenyah Desa Budaya Pampang. Penelitian ini menggunakan teknik analisa diachronic reading untuk membaca perubahan elemen dan morfologi permukiman melalui hasil pengumpulan data seperti, bukti fisik, wawancara, kuisioner, literatur terkait. Hasil penelitian ini menemukan terjadinya perubahan secara makro, seperti hilangnya hirarki kesakralan dan hilangnya makna orientasi; dan secara mikro, seperti tergesernya material rumahnya dan semakin banyak rumah bertapak.
Copyrights © 2022