Jurnal Kesehatan Rajawali
Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Rajawali

Hubungan Pengetahuan Tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan Kejadian Skabies di Pesantren Cinta Wali Kabupaten Cianjur Tahun 2021

Ramadhan, Arieni (Unknown)
Roybafie, Y (Unknown)
Tohri, Tonika (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 Feb 2023

Abstract

Penyakit skabies sering disebut kutu badan, penyakit ini juga mudah menular dari manusia ke manusia, dari hewan ke manusia, dan sebaliknya (Widodo, 2013). Masalah ini dominan terjadi pada anak-anak, karena individu tersebut belum mampu secara mandiri melakukan kebersihan diri dan kebersihan lingkungan. Anak-anak senang bermain dengan teman-temannya tanpa memperhatikan kebersihan diri, sehingga memungkinkan terjadinya penularan penyakit melalui kontak langsung seperti berjabat tangan, kurangnya perhatian dalam hal membersihkan diri atau mandi, serta bermain di area yang kurang bersih. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan kejadian skabies di pesantren cinta wali Kabupaten Cianjur Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan kuesioner tentang gambaran pengetahuan tentang PHBS sebanyak 20 pertanyaan terhadap 88 santri yang mempunyai keluhan gatal- gatal pada bulan maret tahun 2021, dengan pendekatan cros sectional study (seksional silang). Pengetahuan Tentang Prilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) di pesanten cinta wali Kabupaten Cianjur Tahun 2021 sebagian besar pengetahuan kurang sebanyak 37 responden (42,1%). Kejadian skabies di pesanten cinta wali Kabupaten Cianjur Tahun 2021 sebagian besar dengan skabies sebanyak 58 responden (65,9%). Hasil analisis bivariat didapat p-value sebesar 0,00 (<0.05). Terdapat Hubungan Pengetahuan Tentang PHBS dengan kejadian skabies Di pesanten cinta wali Kabupaten Cianjur Tahun 2021.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

JKR

Publisher

Subject

Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Nursing Public Health Veterinary

Description

Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun, dengan mempertimbangkan pengajuan pada setiap aspek kesehatan dalam bidang : Keperawatan : Keperawatan kritis, anak, maternal, komunitas, gerontik, keluarga, jiwa dan managemen keperawatan Kebidanan : Kegawatdaruratan maternal dan neonatus, kehamilan, ...