Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan Kejadian Skabies di Pesantren Cinta Wali Kabupaten Cianjur Tahun 2021 Ramadhan, Arieni; Roybafie, Y; Tohri, Tonika
Jurnal Kesehatan Rajawali Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Rajawali
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54350/jkr.v12i2.114

Abstract

Penyakit skabies sering disebut kutu badan, penyakit ini juga mudah menular dari manusia ke manusia, dari hewan ke manusia, dan sebaliknya (Widodo, 2013). Masalah ini dominan terjadi pada anak-anak, karena individu tersebut belum mampu secara mandiri melakukan kebersihan diri dan kebersihan lingkungan. Anak-anak senang bermain dengan teman-temannya tanpa memperhatikan kebersihan diri, sehingga memungkinkan terjadinya penularan penyakit melalui kontak langsung seperti berjabat tangan, kurangnya perhatian dalam hal membersihkan diri atau mandi, serta bermain di area yang kurang bersih. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan kejadian skabies di pesantren cinta wali Kabupaten Cianjur Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan kuesioner tentang gambaran pengetahuan tentang PHBS sebanyak 20 pertanyaan terhadap 88 santri yang mempunyai keluhan gatal- gatal pada bulan maret tahun 2021, dengan pendekatan cros sectional study (seksional silang). Pengetahuan Tentang Prilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) di pesanten cinta wali Kabupaten Cianjur Tahun 2021 sebagian besar pengetahuan kurang sebanyak 37 responden (42,1%). Kejadian skabies di pesanten cinta wali Kabupaten Cianjur Tahun 2021 sebagian besar dengan skabies sebanyak 58 responden (65,9%). Hasil analisis bivariat didapat p-value sebesar 0,00 (<0.05). Terdapat Hubungan Pengetahuan Tentang PHBS dengan kejadian skabies Di pesanten cinta wali Kabupaten Cianjur Tahun 2021.
Pendidikan Kesehatan Remaja Cerdas, Hidup Sehat Tanpa Furunkel (Bisul) di SMKN 11 Bandung Ramadhan, Arieni; Ulum, Nayla Puteri Syaumi; Utami, Andara Rasya; Putri, Reka; Julianti, Dila Rosa; Arifah, Adawiyyah; Putri, Arthia Shifa Kaila; Pajarini, Reva; Tazkiyah, Syahla Aulia; Taufik, Caesya Sofarianti
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i4.1217

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SMKN 11 Bandung mengenai pencegahan penyakit Furunkel (Bisul), suatu infeksi kulit yang umum terjadi akibat bakteri Staphylococcus Aureus. Metode kegiatan dilaksanakan melalui pendidikan kesehatan yang disusun secara terstruktur dengan metode ceramah interaktif dengan menggunakan media audiovisual. Mahasiswa keperawatan sebagai pelaksana didampingi oleh dosen pembimbing, sekaligus mengajak partisipasi aktif dari para siswa agar proses pembelajaran lebih interaktif dan efektif. Penggunaan berbagai metode tersebut bertujuan untuk memastikan pesan edukasi tersampaikan dengan baik dan dapat dipahami oleh seluruh peserta. Hasil dari pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta terkait definisi, penyebab, gejala, pemeriksaan, penatalaksanaan, serta langkah-langkah pencegahan yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Siswa juga menunjukkan perubahan sikap positif terhadap pentingnya menjaga kebersihan diri dan menerapkan perilaku hidup sehat. Selain itu, kegiatan ini mendorong terciptanya budaya kesehatan yang lebih baik di lingkungan sekolah. Secara keseluruhan, program ini efektif dalam memperkuat edukasi kesehatan bagi remaja dan berpotensi dikembangkan sebagai kegiatan berkelanjutan di sekolah.
The Effectiveness of 30° Head-Up Intervention Patients with Moderate Head Injury Post-Craniotomy Bilah, Natia Hasna; Ramadhan, Arieni
Jambura Nursing Journal Vol 8, No 1: January 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jnj.v8i1.36934

Abstract

Moderate head injury is a neurological condition that carries a high risk of serious complications, particularly increased intracranial pressure (ICP), thus requiring appropriate and comprehensive nursing management. A patient with moderate head injury post-craniotomy requires intensive care to prevent further neurological damage. This research aims to analyze nursing care in patients with neurological system disorders due to moderate head injury post-craniotomy through the application of a 30° head-up intervention to reduce signs of increased intracranial pressure in the ICU. The method used was a descriptive analytical method with a case study approach on Mr. O, involving data collection through observation, physical examination, interviews, documentation review, and literature review. The results of the analysis indicate that the consistent and controlled application of the 30° head-up position can help improve hemodynamics, increase the level of consciousness, and reduce signs of increased intracranial pressure. This intervention also supports improved patient comfort and prevents further complications. Therefore, the 30° head-up position can be recommended as an effective non-pharmacological intervention in the nursing care of post-craniotomy patients with moderate head injury in critical care settings.
EFEKTIVITAS PROGRAM EDUKASI MANAJEMEN KEBERSIHAN MENSTRUASI TERHADAP PENGETAHUAN DAN PRAKTIK KESEHATAN MENSTRUASI DI SMPN 1 PASEH TAHUN 2026 Elysia, Nadira; Kusmiran, Eny; Ramadhan, Arieni; rustandi, Budi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.9269

Abstract

Latar Belakang: Manajemen kebersihan menstruasi yang kurang baik pada remaja putri dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan reproduksi sehingga diperlukan edukasi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan dan praktik kesehatan menstruasi. Tujuan penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program edukasi manajemen kebersihan menstruasi terhadap pengetahuan dan praktik kesehatan menstruasi pada siswi di SMPN 1 Paseh Tahun 2026. Bahan dan metode. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan quasi experiment melalui one group pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah seluruh siswi kelas VIII SMPN 1 Paseh sebanyak 274 orang, dengan sampel 74 responden yang dipilih menggunakan teknik probability sampling melalui cluster random sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil. Sebelum intervensi, tingkat pengetahuan siswi sebagian besar berada pada kategori cukup sebanyak 39 responden (52,7%), dan praktik kesehatan menstruasi sebagian besar juga berada pada kategori cukup sebanyak 38 responden (51,4%). Setelah diberikan program edukasi, tingkat pengetahuan meningkat menjadi kategori baik pada 71 responden (95,9%), sedangkan praktik kesehatan menstruasi meningkat menjadi kategori baik pada 69 responden (93,2%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi dengan nilai p < 0,001, serta terdapat perbedaan yang signifikan pada praktik kesehatan menstruasi sebelum dan sesudah edukasi dengan nilai p < 0,001. Kesimpulan. Program edukasi manajemen kebersihan menstruasi terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan praktik kesehatan menstruasi siswi di SMPN 1 Paseh Tahun 2026.
Efektivitas Pendidikan Kesehatan Dengan Media Audiovisual Terhadap Dependent Care Agency Orang Tua Dalam Penanganan Diare Anak Di Komunitas Tahun 2026 Jamidah, Aliyah Aisyah; Kusmiran, Eny; Ramadhan, Arieni; Istianah, Istianah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Diare merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih sering terjadi pada anak dan dapat menimbulkan komplikasi apabila tidak ditangani dengan tepat. Kemampuan orang tua dalam melakukan perawatan anak yang mengalami diare sangat penting untuk mencegah terjadinya dehidrasi dan komplikasi lanjutan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan tersebut adalah melalui pendidikan kesehatan dengan media audiovisual. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan dengan media audiovisual terhadap dependent care agency orang tua dalam penanganan diare anak di wilayah komunitas Puskesmas Ciwaruga. Metode: Penelitian ini menggunakan desain one group pretest–posttest. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 88 orang tua dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dependent care agency dengan skala ordinal (tinggi, sedang, rendah). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Dependent care agency sebelum intervensi sebagian besar responden berada pada kategori sedang (72,7%). Dependent Care Agency setelah intervensi, kategori sedang (52,3%) dan tinggi (47,7%). Uji statistik menunjukkan p-value 0,001 (< 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah intervensi. Simpulan: Dapat disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan dengan media audiovisual efektif terhadap dependent care agency orang tua dalam penanganan diare anak