Kota Kendari merupakan salah satu ibukota provinsi yang berada di pulau Sulawesi. Terletak di sebelah tenggara (lengan tenggara sulawesi), daerah ini cukup rawan terhadap bencana gempa bumi. Hal ini dikarenakan adanya beberapa sesar besar yang ada di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan menentukan daerah-daerah di Kota Kendari yang rawan bencana tanah longsor yang diakibatkan oleh aktifitas tektonik. Adapun metode yang akan digunakan dalam penelitian ini yaitu Analisis Fault Fracture Density dengan membandingkan kondisi aktifitas gempa di bawah permukaan. Dari data titik gempa di sekiar daerah penelitian, diketahui terdapat 2 (dua) zona aktifitas gempa yaitu zona tumbukan Lempeng mikrokontinent dengan Lempeng Benua Eurasia pada kedalaman 10 km dan zona penunjaman lempeng samudera terhadap lempeng benua Eurasia pada kedalaman 30 km. Sementara itu, berdasarkan hasil interpretasi lineasi citra dengan metode FFD, diketahui daerah kecamatan Kendari, kecamatan Kendari Barat, kecamatan Abeli dan kecamatan Poasia merupakan daerah yang memuliki densitas lineasi yang cukup tinggi dan memiliki potensi sedang hingga tinggi untuk terjadinya gerakan tanah. Olehnya itu, diharapkan adanya penelitian lebih lanjut mengenai daerah-daerah rawan tersebut. Kata Kunci : Lineament, Tektonik, Mikrokontinent, Lengan Tenggara Sulawesi.
Copyrights © 2016