Prosiding Seminar Nasional Rekayasa Teknologi Industri dan Informasi ReTII
Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-12 2017

Metodologi Perhitungan Beban Emisi Gas Rumah Kaca (Greenhouse Gas) Menggunakan Sistem (V Environmental Monitoring System) dari Kegiatan Eksplorasi & Eksploitasi Minyak dan Gas Bumi PT. V

Marista Sihombing (Universitas Mulawarman)
Yodi Praperta Dewi (UPN "Veteran" Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
12 Mar 2018

Abstract

Perhitungan beban emisi gas rumah kaca merupakan satu metode untuk mengetahui besaran kontribusi emisi gas rumah kaca industri minyak dan gas bumi, yang berpedoman kepada Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 12 Tahun 2001, tentang Pedoman Perhitungan Beban Emisi Kegiatan Industri Minyak dan Gas Bumi. Dalam upaya mengurangi kontribusi emisi gas rumah kaca, PT. V telah melakukan perhitungan beban emisi gas rumah kaca menggunakan sistem Enviromental Monitoring System, berdasarkan API Compendium 2001. Metode analisis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, yaitu dengan mengumpulkan data perhitungan beban emisi gas rumah kaca PT. V tahun 2016, kemudian hasil analisis dibandingkan dengan Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 12 tahun 2012. Analisis sumber emisi gas rumah kaca dari unit pembakaran dalam dan luar menggunakan tier 1 untuk parameter CO2, CH4 dan N2O. Untuk unit suar bakar menggunakan tier 2 untuk parameter CO2, dan CH4, dan tier 1 untuk parameter N2O. Sumber emisi gas rumah kaca fugitive menggunakan tier 3 untuk parameter CH4. Kemudian sumber emisi gas rumah kaca pada unit tangki timbun dan unit proses dehidrasi menggunakan tier 1 untuk parameter CH4. Pembagian tier pada metode perhitungan beban emisi gas rumah kaca berdasarkan ketersediaan data yang dimiliki oleh PT. VKata Kunci: Beban Emisi, Gas Rumah Kaca, Metode Perhitungan

Copyrights © 2017