Pengelasan merupakan salah satu cara penyambungan logam yang paling efisien, sehingga memainkan peranan kunci dalam proses manufaktur. Pengelasan melibatkan proses pemanasan dan pendinginan logam atau sering disebut sebagai proses aplikasi panas secara lokal yang menghasilkan peleburan dan solidifikasi untuk membentuk lasan.Dalam pengelasan akan kita dapatkan daerah yang mengalami proses pemanasan diatas titik cair, sehingga mengakibatkan perubahan metallurgi sedanngkan di logam induk tidak mengalami perubahan apapun. Akibat dari proses tersebut mengakibatkan perubahan struktur logam dan sifat mekanis yang tergantung pada beberapa parameter pengelasan , salah satunya adalah besarnya arus pengelasan.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh arus pengelasan terhadap kekuatan tarik, kekerasan las SMAW dengan elektroda E7018 .Penelitian ini menggunakan bahan Plat baja ASTM A36 pengelasan dengan mengacu pada standar ASME yaitu dengan arus 70–100 amper dan diluar standar .Arus pengelasan pada penelitian ini menggunakan standar dengan arus 70 amper dan diluar standar dengan arus 130 amper, menggunakan las SMAW polaritas terbalik, menggunakan elektroda E7018 diameter 2,4 mm, jenis kampuh yang digunakan adalah kampuh V groove dengan sudut 60°, posisi pengelasan menggunakan posisi 1G atau posisi dibawah tanganDari pengujian tarik untuk regangan,energi resilien dan ketangguhan bahan ASTM A36 hasil pengelasan arus 70 Amper lebih tinggi dibandingkan dengan Arus 130 Amper,tetapi untuk elastisitas bahan untuk Arus 130 lebih tinggi dibandingkan dengan arus 70 amper Tingkat kekerasan tertinggi terjadi pada daerah HAZ dengan rata – rata 80,3 kgf pada variasi arus 130 amper .Kata Kunci: elastisitas, ketangguhan, kekuatan tarik, kekerasan, elektrode E7018
Copyrights © 2017