Prosiding Seminar Nasional Rekayasa Teknologi Industri dan Informasi ReTII
Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-12 2017

Upaya Peningkatan Kekerasan Grinding Ball Besi Tuang Putih Astm A532 Dengan Proses Temper

Mus ta kim (STTNAS Yogyakarta)
Joko Pitoyo (STTNAS Yogyakarta)
Ratna Kartikasari (STTNAS Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
13 Mar 2018

Abstract

Hingga saat ini kebutuhan besi tuang putih ASTM A 532 untuk grinding ball pada industri semen masih dipenuhi dengan impor. Percobaan pembuatan paduan ini sudah dilakukan pada skala IKM. Akan tetapi satu kekurangan paduan yang dihasilkan bersifat getas sehingga nilaiketangguhan relatif rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari upaya peningkatan kekerasan dan ketangguhan besi tuang putih ASTM A 532 produk IKM untuk aplikasi grinding ball pada industri semen dengan proses temper. Hasil pengujian komposisi kimia menunjukkan bahwa besi tuang putih ASTM A532 mengandung 4,57% C, 18,26% Cr dan 0,20 % Mo sehingga termasuk dalam ASTM A532 class II type D martensitic white cast iron. Hasil uji struktur mikro menggunakan mikroskop optik dan SEM menunjukkan bahwa besi tuang putih ASTM A532 mempunyai struktur martensit, perlit dan sementit, tetapi memiliki pola, jumlah dansebaran yang berbeda. Hasil pengujian kekerasan menunjukkan bahwa besi tuang putih ASTM A532 mempunyai nilai kekerasan tertinggi yaitu pada besi tuang putih ASTM A532 spesimen setelah hardening 900ºC yaitu sebesar 878,59 kg/mm2 dan terendah 744,80 kg/mm2 pada specimen temper 450 0C. Hasil pengujian XRD menunjukkan persentase (%) terbesar struktur mikro adalah sementit, selanjutnya adalah martensite dan perlit. Semakin tinggi temperatur temper nilai kekerasan besi tuang putih ASTM A532 menurun tapi keuletannya akan naik, hal inidisebabkan terjadinya perubahan strukturmikro dari martensit menjadi martensit temper.Kata kunci: Besi tuang putih ASTM A 532, martensitik, kekerasan, impak, temper

Copyrights © 2017