Prosiding Seminar Nasional Rekayasa Teknologi Industri dan Informasi ReTII
Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-12 2017

Analisis Hidrologi Rencana Bendungan Buttu Batu (Studi Kasus : DAS Saddang, Desa Buttu Batu, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang, Provinsi Sulawesi Selatan)

Anshar Abdullah Jawil (Magister Teknik Pertambangan UPN "Veteran" Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
18 Mar 2018

Abstract

Kebutuhan akan energi listrik akan terus mengalami peningkatan. Pemanfaatan energi listrik akan senantiasa berkembang. Untuk itu, pembangkit listrik mempunyai peranan yang penting dalam penyediaan listrik tersebut. Bendungan Buttu Batu merupakan proyek yang direncanakan dibangun memotong aliran Sungai Saddang dengan luas catchment area 3.660 km2 dan memiliki daerah genangan dengan luas 13,69 km2. Berdasarkan data awal tersebut bendungan Buttu Batu dapat menjadi komuditas besar sebagai penyuplai energi listrik. Analisis hidrologi dilakukan untuk memberikan gambaran potensi sumberdaya air bendungan Buttu Batu. Penggambaran yang dimaksud berupa fenomena-fenomena hidrologi seperti debit limpasan maksimum untuk memberikan antisipasi dari  kekuatan rancangan bangunan bendung dan debit andalan untuk memberikan debit yang paling memungkinkan sebagai rekomendasi untuk menetapkan daya yang akan dihasilkan oleh bendungan. Debit limpasan maksimum dihitung menggunakan Metode Rasional. Debit andalan dihitung dengan menggunakan metode F.J. Mock. Persamaan Weibull digunakan untuk memberikan gambaran probabilitas debit andalan. Debit andalan probabilitas 50% digunakan sebagai acuan rekomendasi daya yang ditetapkan oleh perusahaan. Hasil dari analisis data tersebut didapatkan debit limpasan maksimum sebesar 8.408,95 m3/det, debit andalan 50% sebesar 88,44 m3/det. Dari hasil tersebut diperoleh daya yang direkomendasikan yakni sebesar 99,67 MW.Kata Kunci : Catchment Area, Debit Andalan, Daya

Copyrights © 2017