Karbon aktif dapat dibuat dari bahan yang mengandung karbon, baik dari tumbuh-tumbuhan, hewan, maupun barang tambang. Proses pembuatan karbon aktif pada penelitian ini terdiri dari dua tahap yaitu karbonisasi dan aktivasi. Karbonisasi dilakukan pada suhu 600oC selama 3 jam. Aktivasi dilakukan dua kali yaitu aktivasi kimia dan fisika. Aktivasi kimia menggunakan reagen tunggal yaitu larutan H3PO4 dan reagen kombinasi yaitu larutan H3PO4 - NH4HCO3. Variabel konsentrasi larutan adalah 1M; 1,5M; M; 2,5 M. Aktivasi kimia dilakukan pada suhu ruang selama 8 jam, sedangkan aktivasi fisika dilakukan pada suhu 600oC selama 2 jam. Kombinasi reagen dan variasi konsentrasi bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis dan konsentrasi reagen terhadap kualitas karbon aktif. Parameter yang sangat mempengaruhi kualitas karbon aktif adalah bilangan iodin. Hasil penelitian menunjukkan karbon aktif terbaik diaktivasi oleh reagen kombinasi H3PO4 2M - NH4HCO3 2M dan H3PO4 2,5M - NH4HCO3 2,5M. Karbon aktif yang diaktivasi reagen H3PO4 2M - NH4HCO3 2M mempunyai kadar air 7,5%, kadar zat menguap 43,3%, kadar abu 9%, fixed carbon 40,2%, dan bilangan iodin 1238,544 mg/g. Sedangkan karbon aktif yang diaktivasi reagen H3PO4 2,5M - NH4HCO3 2,5M mempunyai kadar air 7,4%, kadar zat menguap 39,1%, kadar abu 10%, fixed carbon 34,4% dan bilangan iodin 1238,544 mg/g. Secara umum karbon aktif belum memenuhi standard SNI 06-3730-1995. Namun penelitian ini menunjukkan bahwa reagen tunggal H3PO4 maupun reagen kombinasi H3PO4 dan NH4HCO3 adalah reagen yang baik untuk aktivasi kimia. Hal ini dibuktikan dengan bilangan iodin yang memenuhi standard pada semua hasil karbon aktif, yaitu antara 1172,556 mg/g - 1238,544 mg/g.Kata Kunci: Batubara, karbon aktif, karbonisasi dan aktivasi
Copyrights © 2017