ABSTRAKKonsumsi energi listrik oleh mesin pendingin dan pengkondisi udara adalah terbesar diantara peralatan rumah tangga yang lain, yaitu sekitar 50% sampai 70% dari konsumsi total. Prosentase konsumsi energi listrik dapat diturunkan dengan cara meningkatkan kinerja sistem refrigerasi ataupun menurunkan setting kecepatan putaran fan kondenser. Pada penelitian ini akan dilakukan upaya penurunan konsumsi energi listrik dengan cara menurunkan setting kecepatan putaran fan dari 100% sampai 20%. Besaran yang akan diukur pada penelitian ini adalah temperatur kabin, kecepatan putaran fan kondenser, tegangan listrik dan arus listrik. Pengujian dilakukan pada sistem refrigerasi cascade dengan kapasitas kompresor HP dan temperatur kabin di setting – 360C. Pengujian dilakukan dengan memvariasikan kecepatan putaran fan yaitu: 20%; 30%; 40%; 60%; 80%; 100%. Lama pengambilan data untuk setiap variasi tersebut adalah sampai masing- masing chilling time nya tercapai. Konsumsi energi listrik dihitung dengan mengalikan konsumsi daya listrik dengan lamanya waktu operasi. Hasil-hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi energi ketika kecepatan putaran fan 30% adalah minimum, yaitu 314.26 kWh dan penghematan energi adalah 17,7 % dari kecepatan putaran fan maksimum. Selain itu, chilling time ketika kecepatan putaran fan 30% adalah112 menit.Kata kunci: sistem refrigerasi cascade, kecepatan putaran fan, daya listrik, chilling time, penghematan energi.
Copyrights © 2018