Embung merupakan prasarana sumber daya air yang penting dan berfungsi sebagai cadangan air dan habitat berbagai jenis biota air tawar. Terjadi perubahan guna lahan di sekitar kawasan Embung Julantoro mengakibatkan terjadinya sedimentasi dan pencemaran embung yang menurunkan fungsi embung sebagai sarana penyimpan air baku dan konservasi sumber daya air serta menngancam keberlanjutan embung Julantoro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui valuasi jasa ekosistem embung Julantoro melalui perhitungan valuasi ekonomi embung dengan skenario jasa budidaya perikanan dan pariwisata sehingga nilai yang didapatkan menjadi dasar kebijakan untuk meningkatkan kualitas jasa ekosistem embung julantoro. Penelitian ini menggunakan dua pendekatan yaitu Market Based Valuation Method untuk menghitung nilai jasa ekosistem budidaya perikanan dan Contingent Valuation Method untuk menghitung nilai jasa ekosistem rekreasi dengan analisis Willingness To Pay (WTP). Hasil penelitian ini adalah nilai jasa ekosistem budidaya perikanan air tawar sebesar Rp. 938.001.330, kemudian nilai jasa ekosistem rekreasi sebesar Rp. 59.272.835.242 dengan nilai mean WTP sebesar 7.721,52 sehingga total economic value yaitu sebesar Rp. 60.210.836.572,- dengan nilai manfaat yang terbesar dari jasa ekosistem rekreasi. Nilai jasa ekosistem rekreasi yang begitu besar mengindikasikan embung Julantoro berpotensi untuk dikembang menjadi salah satu tempat rekreasi karena memberikan manfaat ekonomi yang besar.
Copyrights © 2021