Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen)
Vol 5, No 1 (2023): Teologi dan Pendidikan Kristen - Februari 2023

Inkarnasi Sebagai Dasar Pengembangan Kepemimpinan Gembala Sidang Berdasarkan Yohanes 1:14 Dan Filipi 2:5-11

Ajie, Stefanus Yulli Sapto (Unknown)



Article Info

Publish Date
19 Feb 2023

Abstract

Incarnation in writing this journal refers to the figure of the existence of Jesus Christ either personally the Lord Jesus or the work of the Lord Jesus. The essence of incarnation in the Lord Jesus Christ is understood according to John 1:14, the Lord Jesus as God the Son descended into the world to become human and then became the human savior, serving, training and forming human beings who have lost the image and likeness of God, to become similar and likeness to God again. Using a descriptive qualitative method with a literature study approach, it is found that the incarnation as the basis for the development of pastoral leadership based on John 1:14 and Philippians 2:5-11 has the highest motive, commitment, behavior and actions of Jesus, who was incarnated into a human context. Jesus did not become an authoritarian leader, but led with love, humility, integrity and a servant's heart. Jesus' leadership is ministry-based, so nothing is personal gain.AbstrakInkarnasi dalam penulisan jurnal ini menunjuk kepada sosok kepada keberadaan Yesus Kristus baik secara pribadi Tuhan Yesus atau karya Tuhan Yesus. Hakekat inkarnasi dalam diri Tuhan Yesus Kristus dipahami menurut Yohanes 1:14, Tuhan Yesus sebagai Allah Anak turun kedunia menjadi manusia kemudian menjadi juru selamat manusia, melayani, melatih dan membentuk manusia yang kehilangan gambar dan rupa Allah, menjadi kembali serupa dan segambar dengan Allah. Mengunakan metode kualitatif deskritif dengan pendekatan studi literature  didapatka bahwa  inkarnasi sebagai dasar pengembangan kepemimpinan gembala sidang berdasarkan Yohanes 1:14 dan Filipi 2:5-11 memiliki Motif tertinggi, komitmen, perilaku dan tindakan Yesus, yang berinkarnasi ke dalam konteks manusia. Yesus tidak menjadi seseorang pemimpin yang otoriter, melainkan memimpin dengan kasih, kerendahan hati, integritas serta berhati hamba. Kepemimpinan Yesus berbasis pelayanan, sehingga tidak ada hal yang bersifat menguntungkan pribadi.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

Veritas

Publisher

Subject

Education Other

Description

Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen) diterbitkan dua kali dalam 1 tahun (Februari dan Agustus) oleh Sekolah Tinggi Teologi Kanaan Nusantara. Veritas Lux Mea menerima artikel ilmiah dari dosen, mahasiswa, praktisi teologi maupun pendidikan Kristen. Jurnal ini pun telah memiliki ...