Latar Belakang: Belajar aktif mengotimalkan semua potensi yang dimiliki mahasiswa dalam bentuk aktif bertanya, mencari informasi dari berbagai sumber, aktif berdiskusi mengemukakan pendapat dalam kerja kelompok. Berpikir kritis merupakan kemampuan menganalisa ilmu pengetahuan secara cermat, teliti, logis dalam mengambil keputusan untuk menyelesaikan masalah. Mahasiswa keperawatan yang pasif dan tidak kritis akan mengakibatkan daya pikir rendah, penurunan kemampuan menganalisa, tidak mampu mengambil keputusan, kurangnya, pengalaman, pengetahuan dan tidak mampu mengembangkan diri. Tujuan: Mengidentifikasi Belajar Aktif dan Berpikir Kritis Mahasiswa yang Menggunakan Metode Problem Based Learning (PBL) di program studi keperawatan. Metode: Kuantitatif dengan rancangan deskriptif sampel berjumlah 34 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner SSACT. Hasil: Diperoleh belajar aktif mayoritas kategori cukup 27 orang (79,4%). Berpikir kritis terbanyak pada kategori baik 18 orang (52,9%). Kesimpulan: Belajar aktif dan berpikir mahasiswa keperawatan kategori baik dan cukup, perlu ditingkatkan dengan metode pendekatan pembelajaran berpusat pada mahasiswa dan sosialisasi strategi pembelajaran di perguruan tinggi sejak awal
Copyrights © 2023