Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis pengaruh Debt to Ebitda Ratio, Return on Sales, Rasio Arus Kas Operasional terhadap Utang Pajak Penghasilan pada subsektor makanan dan minuman di Bursa Efek Indonesia. Teknik yang digunakan penulis dalam mengumpulkan data adalah sekunder, maka populasi yang menjadi subjek penelitian ini adalah perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di bursa efek Indonesia. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purpuse sampling dan sampel yang diperoleh berjumlah 29 perusahaan. Hasil penelitian dalam penelitian ini adalah Debt To EBITDA Ratio tidak berpengaruh secara parsial dan signifikan terhadap Pajak Penghasilan Badan Terhutang pada Perusahaan Sub Sektor Makanan dan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2018-2020. Return On Sales berpengaruh secara parsial dan signifikan terhadap Pajak Penghasilan Badan Terhutang pada Perusahaan Sub Sektor Makanan dan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2018-2020. Rasio Arus Kas Operasional tidak berpengaruh secara parsial dan signifikan terhadap Pajak Penghasilan Badan Terhutang pada Perusahaan Sub Sektor Makanan dan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2018-2020. Debt To EBITDA Ratio, Return On Sales, Rasio Arus Kas Operasional berpengaruh secara simultan (bersama-sama) dan signifikan terhadap pajak penghasilan badan terutang.
Copyrights © 2023