Cermin Dunia Kedokteran
Vol 47 No 9 (2020): Infeksi

Keracunan Tanaman Kecubung

Daniel Mahendrakrisna (RSUD Kota Surakarta, Surakarta, Indonesia)
Khadijah Nur Al Firdausi (RSUD Kota Surakarta, Surakarta, Indonesia)



Article Info

Publish Date
02 Nov 2020

Abstract

Keracunan tanaman Datura stramonium atau yang dikenal sebagai tanaman Kecubung di Indonesia, merupakan tanaman yang sering digunakan sebagai pengobatan; tanaman ini dapat disalahgunakan sebagai zat psikotropika. Gejala klinis kasus ini adalah gejala peningkatan saraf parasimpatis berupa midriasis, kulit kering, dan takikardia. Tatalaksana keracunan tanaman Kecubung bersifat suportif, umumnya akanmembaik sendiri; jika berat dapat diberi reversible cholinesterase inhibitor seperti physostigmine. Datura stramonium, known as Kecubung flower in Indonesia, is a plant often used as a medicine; this plant is also often abused as psychotropics. The clinical symptoms in this case are increased parasympathetic activities such as mydriasis, dry skin, and tachycardia. Datura intoxication treatment is supportive, generally will get better on its own. In severe cases, reversible cholinesterase inhibitor such as physostigmine should be used.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

CDK

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Cermin Dunia Kedokteran (e-ISSN: 2503-2720, p-ISSN: 0125-913X), merupakan jurnal kedokteran dengan akses terbuka dan review sejawat yang menerbitkan artikel penelitian maupun tinjauan pustaka dari bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat baik ilmu dasar, klinis serta epidemiologis yang menyangkut ...