AbstractTerjemahan Pegon menggunakan bahasa Jawa kuno dalam menerjemahkan buku, sementara siswa sekarang lebih sering menggunakan bahasa resmi negara, bahasa ibu atau bahasa sehari-hari lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) mengetahui kemampuan siswa menguasai bahasa Jawa 2) mengetahui kemampuan siswa dalam pemahaman bacaan buku 3) mengetahui hubungan antara penguasaan bahasa Jawa dengan pemahaman bacaan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional yang dilakukan di Pondok Pesantren Darussalam Kartasura. Data dalam penelitian diambil menggunakan tes dengan sampel 32 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Diketahui terdapat 6 siswa dalam kategori "cukup" dengan persentase 19%, 9 orang dalam kategori "sedang" dengan persentase 28%, dan 17 orang dalam kategori "baik" dengan persentase 53%. 2) Diketahui bahwa 7 orang berada dalam kategori "memadai" dengan persentase 22%, 15 orang berada dalam kategori "sedang" dengan persentase 47%, dan 10 orang berada dalam kategori "baik" dengan persentase 31%. 3) kemampuan menguasai bahasa Jawa berpengaruh terhadap pemahaman bacaan dengan tingkat hubungan "sedang" dengan interval koefisien 0,411. artinya semakin banyak siswa yang menguasai bahasa Jawa, khususnya bahasa Jawa dari buku tersebut, maka akan mempengaruhi siswa dalam pemahaman bacaan terhadap teks buku tersebut.
Copyrights © 2022