ABSTRAKSARS-CoV-2, virus penyebab coronavirus disease 2019 (COVID-19) merupakan penyakit pneumonia penyebab pandemi tahun 2020. Status vitamin D dapat memengaruhi risiko kematian akibat SARS-CoV-2. Vitamin D juga dikonsumsi bagi penderita terkonfirmasi SarCov-2 karena vitamin D baik untuk metabolisme dan dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Magnesium adalah kofaktor dalam lebih dari 300 sistem enzim yang mengatur reaksi biokimia yang beragam dalam tubuh, termasuk sintesis protein, untuk otot dan fungsi saraf, mengatur kadar glukosa darah, dan regulasi tekanan darah. Magnesium juga mempengaruhi konsentrasi dari kedua hormon paratiroid dan untuk mengaktifkan pembentukan vitamin D. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar rata-rata Magnesium dan Vitamin D, serta korelasi kadar Magnesium terhadap kadar vitamin D pada Pasien COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain penelitian pendekatan retrospektif dilakukan pada bulan Maret – Juni 2022 di Laboratorium Klinik Prodia Padang. Hasil penelitian didapatkan kadar Magnesium sampel rata-rata adalah sebesar 2,14 mg/dL dengan nilai standar deviasi sebesar 0,15, sedangkan kadar Vitamin D sampel rata-rata adalah sebesar 26,81 ng/mL dengan nilai standar deviasi sebesar 8,14. Terdapat korelasi berkekuatan sedang antara kadar Magnesium dengan kadar Vitamin D pada pasien COVID-19 berdasarkan uji korelasi Pearson dengan nilai p = 0,003 < α 0,005, sedangkan nilai r nya adalah 0,436
Copyrights © 2022