Kulit ari (Silver skin) biji kopi merupakan bagian yang sering terbuang saat proses penggilingan biji kopi. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan ekstrak kulit ari biji kopi robusta dari Lampung Barat menjadi sediaan kosmetik gel antioksidan. Kulit ari biji kopi robusta (KAK) diperoleh dari limbah hasil penggilingan petani di Lampung Barat. KAK kemudian diekstraksi dengan pelarut etanol dan diskrining secara fitokimia. Ekstrak etanol KAK (eKAK) kemudian dievaluasi aktivitas antioksidannya dan diformulasikan dalam sediaan gel (GeKAK). GeKAK kemudian dievaluasi mutu dan sensori oleh panelist (uji hedonic). Hasil penelitian menunjukan bahwa rendemen KAK 2,37%, terdapat kandungan senyawa fenolik, dan tidak terdapat kandungan senyawa flavonoid. Uji Aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH menunjukan nilai IC50 eKAK dan kontrol positif (asam askorbat) berturut-turut 99.78 ppm dan 2.06 ppm. Berdasarkan nilai IC50 tersebut ektrak kulit ari biji kopi memiliki aktivitas antioksidan kuat karena memiliki nilai IC50<100, namun asam askorbat memiliki aktivitas antioksidan yang lebih kuat dibandingkan eKAK (P < 0.05). Uji mutu Formula I, Formula II, dan Formula III GeKAK meliputi homogenitas, pH, dan kecepatan mengering menunjukkan semua formula memenuhi persyaratan mutu sediaan gel. Hasil uji hedonic menunjukkan ketiga formula disukai panelist (P > 0.05).
Copyrights © 2023