Kondisi fisik atlet pencak silat yang kurang mumpuni mengakibatkan hasil pertandingan yang tidak maksimal. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui VO2Max atlet Pencak Silat Perisai Diri UPI. Alasan peneliti mengambil judul ini karena ketika para atlet yang bertanding memasuki babak-babak akhir seringkali mengalami kelelahan dan menurun performanya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah anggota UKM Pencak Silat Perisai Diri UPI. Sampel penelitian ditentukan dengan metode teknik purposive sampling yaitu penentuan sampel dengan melakukan pertimbangan terlebih dahulu berdasarkan kriteria tertentu. Untuk mengukur kadar daya tahan kardiorespirasi, peneliti menggunakan metode mengukur kadar VO2max yang bisa mengetahui konsumsi maksimal oksigen pada tubuh seseorang. Pengukuran kadar VO2max yang paling efektif menggunakan bleep test. Instrumen Peneletian yang digunakan yaitu lintasan dengan panjang 20 meter dan lebar 1,5 meter dan diukur menggunakan Bleep Test (Multi Stage Fitness Test). Hasil dari penelitian test VO2Max berdasarkan atas sampel-sampel yang telah diujikan menunjukan bahwa kondisi fisik atlet Pencak Silat Perisai Diri UPI kurang dan perlu peningkatan.
Copyrights © 2022