Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara
Vol. 20 No. 2 (2021): Juli 2021

KERONTOKAN DAN KEBOTAKAN PADA RAMBUT

Harris, Bilkes (Unknown)



Article Info

Publish Date
15 Jul 2021

Abstract

Kerontokan rambut (efluvium) adalah kehilangan rambut kurang lebih 120 helai perhari, dapat difus atau lokal (setempat). Bila kerontokan berlanjut dapat terjadi kebotakan (alopesia). Kerontokan rambut (efluvium) dapat memberikan manifestasi klinis berupa efluvium anagen dan efluvium telogen. Pada kebotakan (Alopesia) dapat memberikan manifestasi klinis berupa patchy (bercak setempat), ophiasis, retikular, alopesia areata totalis, alopesia areata universalis dan dengan atau tanpa pembentukan jaringan parut (sikatrikal dan non sikatrikal). Terdapat berbagai ragam teori mengenai penyebab/etiopatogene dari kerontokan dan kebotakan pada rambut seperti pengaruh radiasi, kemoterapi, obat-obatan sitostatika, malnutrisi berat, pasca febris akut, pasca partus, berbagai penyakit gangguan sistemik, penyakit kulit setempat dan HIV. Sejumlah pengobatan pada kerontokan rambut (efluvium) dan kebotakan (alopesia) mampu menginduksi kembali pertumbuhan rambut, namun belum ada pengobatan yang terbukti secara universal dapat menyembuhkan sebagian penyakit ini.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

ibnusina

Publisher

Subject

Humanities Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan-Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara merupakan jurnal yang memiliki cakupan keilmuan dalam bidang kedokteran, kesehatan masyarakat, dan ilmu perilaku dan terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Januari dan Juli. Terbitan pertama adalah ...