Suatu motor DC terkendali jangkar (armature-controller DC motor) dapat dimodelkan dengan suatu sistem linear yang masukannya tegangan jangkar (Ea) dan outputnya kecepatan sudut (w). Dalam tulisan ini akan dijelaskan beberapa metode dalam pemodelan sistem untuk menentukan arus dan kecepatan pada motor DC. Jika motor DC diberikan tegangan nominal maka motor akan mengalami kecepatan nominal pula. Arus start yang besar pada motor akan menyebabkan gangguan pada motor DC sendiri dan sistem jala-jala. Pengaturan kecepatan motor DC dapat dilakukan dengan 1) menambahkan R seri, 2) Mengatur Ea. Motor DC terkendali jangkar dengan maksud mengurangi lonjakan arus start dapat juga dilakukan secara daur tertutup (closed-loop), tapi memerlukan sensor kecepatan (tachogenerator) sebagai umpan-balik dan pengaturan tegangan jangkar Ea menggunakan penyearah terkendali.
Copyrights © 2012