Pemerintah Indonesia telah membentuk berbagai mekanisme atau institusi untuk menangani urusan-urusan hukum dan hak asasi manusia. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia telah melakukan inovasi untuk meningkatkan layanan informasi permasalahan hukum dan hak asasi manusia bagi masyarakat. Inovasi yang dimaksud yaitu dengan membangun Sistem Informasi Hukum dan Hak Asasi Manusia (SIPKUMHAM) yang mampu memberikan data dan informasi secara akurat, dapat diandalkan, relevan, dan cepat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana inovasi layanan informasi melalui SIPKUMHAM. Penelitian ini menggunakan teori inovasi Rogers yang memiliki lima indikator, yaitu keunggulan relatif, kesesuaian, kerumitan, kemungkinan dicoba, dankemudahan diamati. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian studi pustaka menggunakan metode kajian literatur berdasarkan pada eksplorasi literatur dari hasil kajian-kajian terdahulu. Temuan dari penelitian ini yaitu inovasi yang dilakukan telah sesuai dengan indikator-indikator teori inovasi Rogers, salah satunya indikator Kesesuaian (Compability) bahwa inovasi berupa berbasis big data sudah memanfaatkan teknologi sesuai perkembangan zaman dan mudah digunakan oleh masyarakat umum.
Copyrights © 0000