Pada masa pertumbuhan, yaitu ketika rasulullah selesai menerima wahyu pertama dengan wahyu ke dua sebagai awal terbukanya gerbang pradaban umat manusia, proses pendidikan2 hanya terbatas kepada keluarga-keluarga dekatnya dan kemudian kepada para sahabatnya. Penyampaian ajaran yang dilakukan oleh beliau adalah untuk mengakui kebenaran agama yang dibawakan oleh nabi Muhammad tersebut dilakukan dengan cara sembunyi-sembunyi, kerena pendidikan yang dilakukan oleh beliau pada waktu itu adalah pendidikan yang menyangkut masalah keimanan (aqidah), di tengah paham paganisme yang telah mengakar cukup kuat pada masyarakat Jahiliyah. Salah satu tempat yang digunakan Nabi Muhammad SAW untuk proses pendidikan Islam tersebut adalah di rumah beliau sebagai tempat penyampaian ajaran agama Islam
Copyrights © 2013