Pandemi Corona Virus Disiase 2019 (Covid-19) masih terus menghantui perasaan masyarakat dunia. Sejak awal merebabnya, virus corona telah membuat ketakutan dan kekhawatiran yang luar biasa bagi masyarakat. Ketakutan dan kekecamasan masyarakat juga disebabkan oleh pemberitaan berbagai media yang setiap saat menggambarkan keganasan virus tersebut. Masyarakat semakin takut setelah menyaksikan pemberitaan laporan korban yang terus meningkat dan disajikan setiap saat oleh media massa. Ketakutan masyarakat terus memuncak dengan diberlakukannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sehingga sekolah, masjid dan tempat-tempatnya lainnya ditutup. Selain ketakutan dan kekhawatiran di atas, rupanya masyarakat juga dihantui oleh keadaan yang semakin tidak menentu terkait pekerjaannya. Virus corona bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga masalah ekonomi, banyak orang yang diputus dari pekerjannya (PHK) karena perusahannya terkena dampak besar dari adanya virus corona. Di tengah ketakutan, kekecamasan dan kegelisahaan yang terus menghantui psikologi masyarakat, maka diperlukan pendampingan psikologis masyarakat terkait bagaimana meningkatkan kesejahteraan psikologis (psychological well being) masyarakat sehingga dari psikologi yang sejahtera tersebut, maka terbentuk jiwa yang baik yang pada akhirnya akan meningkatkan daya imun masyarakat.
Copyrights © 2020